
Bantul (8/1) — Kepengurusan Muda-Mudi (KMM) Banguntapan menyelenggarakan Pengajian Akhir Tahun bertajuk “PANGURIPAN #2 (Pengajian Akhir Tahun Banguntapan)” dengan tema Siaga Bencana Peduli Sesama; Karakter Luhur yang Utama. PANGURIPAN dilaksanakan pada Rabu (31/12/2025) pukul 19.30 WIB dan bertempat di Mushola Nur Khasanah, Jambidan.
Diikuti oleh remaja LDII se-Kapanewon Banguntapan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan kebencanaan sekaligus menanamkan kepedulian sosial dan karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, KMM Banguntapan menghadirkan anggota BPBD Bantul, Wisnu Aji Santoso sebagai pemateri. Ia memberikan edukasi langsung terkait penanganan kebencanaan dan keselamatan dasar yang relevan dengan kondisi masyarakat.

Materi yang disampaikan meliputi cara memadamkan api, penggunaan alat pelindung diri (APD), pemasangan gas yang benar, penanganan kebocoran gas, hingga cara menghadapi ular berbisa maupun tidak berbisa. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif sehingga peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi.

“Untuk acara pada hari ini cukup sukses dan seru. Para peserta juga sangat antusias dalam mengikuti acara. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, peserta bisa menyerap ilmu yang telah disampaikan,” ujar Wisnu.
Selain penyampaian materi, kegiatan Pengajian Akhir Tahun ini juga diisi dengan makan bersama serta pembagian doorprize. Rangkaian tersebut membuat suasana acara semakin hangat, akrab, dan menyenangkan di antara para peserta.

Di akhir kegiatan, Wisnu Aji Santoso juga menyampaikan pesan kepada generasi muda LDII Banguntapan agar senantiasa semangat dan berhati-hati dalam kehidupan sehari-hari. “Semoga generasi muda LDII Banguntapan sukses selalu. Mudah-mudahan ilmu yang kami sampaikan bermanfaat. Kami berharap ilmu ini tidak perlu digunakan, karena jika digunakan berarti sedang dalam kondisi terdesak. Tetap semangat dan semoga selalu dalam keadaan aman,” tuturnya.
Melalui kegiatan PANGURIPAN #2, KMM Banguntapan berharap remaja LDII tidak mengisi malam akhir tahun dengan kegiatan yang negatif, tetapi justru dapat menambah bekal pengetahuan kebencanaan, kepedulian terhadap sesama, serta karakter luhur sebagai generasi penerus bangsa.
DPD LDII BANTUL Lembaga Dakwah Islam Indonesia