Semarakkan Ramadan 1447 H, Warga LDII Pendowoharjo Gelar Tadarus Al-Quran

Ustazah Rizka Sabil memandu sesi tadarus Al-Quran di Majelis Taklim Al-Hidayah, naungan PAC LDII Pendowoharjo.

Bantul (14/3) – Mengisi kemuliaan bulan suci Ramadan, warga LDII Pendowoharjo melaksanakan kegiatan tadarus Al-Quran secara rutin di Masjid Al-Hidayah, Krantil, Pendowoharjo, Sewon, Bantul. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahim bagi warga dari berbagai usia, mulai dari praremaja, remaja, hingga dewasa.

Kegiatan yang berlangsung setiap malam setelah sholat Tarawih ini bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan juga sebagai upaya untuk menanamkan rasa cinta dan kedekatan seluruh warga dengan Al-Quran.

Ketua PAC LDII Pendowoharjo, Ngatijan, memberikan perhatian dan dukungan penuh demi kelancaran agenda tahunan ini. Ia menegaskan bahwa fasilitas yang memadai menjadi kunci agar warga nyaman dalam beribadah.

“Kami memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan dan memastikan kondisi tetap aman. Dalam hal ini, kami bekerja sama melalui MoU dengan Senkom serta berkoordinasi dengan dewan penasihat setempat,” ujarnya. Ia berharap pembiasaan membaca Al-Quran ini nantinya berkembang menjadi pemahaman mendalam terhadap isi dan makna ayat sehingga tercermin dalam perilaku sehari-hari di masyarakat.

Tampak puluhan warga LDII Pendowoharjo turut menyimak pembacaan ayat suci Al-Quran.

Ketua Takmir Masjid Al-Hidayah, Indarji Sukmono, menyampaikan bahwa takmir berupaya menghidupkan suasana Ramadan sesuai tuntunan Rasulullah. Ia menuturkan bahwa kegiatan ini melibatkan para ustaz pilihan sebagai pemandu bacaan di setiap sesi tadarus.

“Ramadan adalah bulannya Al-Quran. Sebagaimana dalam hadis, Rasulullah pun membaca Al-Quran bersama Malaikat Jibril hingga khatam,” jelas Indarji. Program ini dibuat terbuka untuk semua kalangan sehingga seluruh warga, baik yang sudah lancar maupun yang masih belajar, tetap mendapatkan pahala yang sama melalui cara menyimak.

Sisi edukasi juga menjadi perhatian utama. Salah satu ustazah, Rizka Sabil, turut mengingatkan pentingnya ketepatan dalam melafalkan ayat, seperti tajwid dan makhraj huruf.

“Membaca Al-Quran itu tidak sembarang baca, tetapi juga harus tartil. Melalui tadarus bersama ini, kita bisa saling mengingatkan agar lebih teliti. Harapannya, para warga semakin semangat dan tidak hanya mengejar banyaknya ayat yang dibaca, tetapi juga kefasihan makhraj-nya.” ungkap Rizka.

Melalui kegiatan ini, Majelis Taklim Al-Hidayah diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah rutin, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran yang mencetak generasi yang lebih dekat dan cinta kepada Al-Quran. (F/*)

Check Also

Momentum Idulfitri, Warga LDII Panggungharjo dan Sekitarnya Perkuat Keimanan dan Persaudaraan

Bantul (21/3) — Remaja masjid Al-Iman Jogoripon, naungan PAC LDII Panggungharjo, sukses menggelar salat Idulfitri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *