Sewonderland FC Sabet Gelar Juara! Ini Cara Seru Warga LDII Jaga Kekompakan dalam Fun Game Sepak Bola

Pertandingan sengit antara Sewonderland FC dan Mantrijeron FC.

Bantul (2/6) – Perebutan kejuaraan Fun Game Sepak Bola Jago Kapuk yang diselenggarakan oleh DPD LDII Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul resmi selesai pada Minggu (1/6/2025). Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Keyongan, Sabdodadi, Kec. Bantul, Kab. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang diikuti oleh warga LDII usia tua.

Dewan Penasihat DPD LDII Bantul, H. Sudayat, mengungkapkan bahwa pertandingan ini bertujuan untuk menjaga kerukunan, kekompakan, dan kesehatan fisik. “Ibadah itu butuh fisik yang kuat. Kalau fisik baik, ibadah bisa lancar dan barokah,” ujarnya.

Pada final liga ini, Sewonderland FC berhasil mengalahkan Mantrijeron FC dengan skor tipis 3-2. Kapten Sewonderland FC, Raharjo, menyampaikan rasa syukur atas kemenangan timnya. “Alhamdulillah, kami bisa memperoleh juara 1. Mantrijeron FC juga bermain dengan bagus. Alhamdulillah, semua bisa selesai dengan rukun dan kompak,” ucapnya.

Penyerahan piala kejuaraan oleh Dewan Penasihat DPD LDII Bantul.

Di balik keberhasilan Sewonderland FC, Raharjo mengungkapkan bahwa kekompakan dan persiapan yang matang menjadi salah satu faktor keberhasilan tim. Sewonderland FC tercatat tidak pernah kalah sepanjang turnamen dan selalu meraih poin penuh. “Kami rutin latihan dua kali seminggu dan menjaga silaturahim lewat forum ramah tamah dan makan bersama,” terangnya.

Sorakan para penikmat sepak bola terdengar meriah saat seorang pemain berhasil membobol gawang lawan. Salah satu dukungan datang dari seorang warga LDII, yakni Fuad Hasan Tamimi. Ia turut menyampaikan kesan positifnya dan ucapan selamat kepada pemenang.

Sementara itu, pemain Mantrijeron FC, Sugeng, turut menyampaikan kesan positif atas partisipasi dalam pertandingan ini. “Alhamdulillah, saya bersyukur bisa ikut bertanding. Pertandingan berlangsung cukup menantang karena kami harus berhadapan dengan tim yang berada di puncak klasemen,” ujar Sugeng. Meski demikian, Mantrijeron FC tetap berusaha tampil maksimal dan memberikan yang terbaik. Pemain Mantrijeron FC lainnya, Demariar, mengaku bahwa telah berkoordinasi dan memahami peran dan tanggung jawabnya masing-masing.

Sewonderland FC dan Mantrijeron FC menjaga silaturahim dalam final Fun Game Sepak Bola Jago Kapuk.

Sugeng juga berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan secara rutin. “Kegiatan ini tidak hanya untuk menjaga kebugaran dan semangat berkompetisi secara sehat, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahim,” tutup Sugeng.

H. Sudayat mengungkapkan bahwa kegiatan serupa akan dilaksanakan kembali, yakni Festival FORSGI 2025 pada bulan Agustus dan turnamen anak usia 8-12 tahun pada bulan Juli.

Pertandingan ini tentu tidak hanya sekadar menjadi sarana menorehkan prestasi, tetapi juga untuk meningkatkan kerukunan dan kekompakan, serta mempererat silaturahim antarwarga LDII. (Villa/Rara/*)

Check Also

“Warung Bekaci” Menjadi Wadah Kemandirian Generasi Muda LDII Jetis dan Imogiri

Bantul (1/1) – Berbeda dengan perayaan tahun baru pada umumnya, Pimpinan Cabang (PC) LDII Jetis …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *