
Bantul (6/8). Di tengah derasnya arus globalisasi dan derasnya informasi yang tak selalu terverifikasi, PC LDII Kapanewon Dlingo terus berikhtiar menjaga benteng moral umat melalui kegiatan pengajian.
Bertempat di Masjid Baitul Makmur, Padukuhan Tanjung, Kalurahan Temuwuh, Kamis (17/7), pengajian yang digelar bersama takmir masjid ini menghadirkan Ustadz H. Muhammad Agus Surahmanto sebagai penceramah.
Dalam tausiyahnya, Ustadz H. Muhammad Agus Surahmanto yang juga merupakan Penasehat PC LDII Kapanewon Playen, Gunungkidul, menekankan pentingnya menjaga iman dan taqwa kepada Allah SWT serta mengamalkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
“Menjaga iman dan taqwa kepada Allah SWT serta mengamalkan akhlak mulia adalah kunci bagi seorang muslim untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat,” tegasnya.
Ketua PC LDII Kapanewon Dlingo, Supardo, menyoroti bahwa di era digital yang penuh tantangan ini, penguatan nilai-nilai spiritual menjadi penting untuk menjaga kerukunan umat dan kesatuan bangsa.
PCPengajian bertempat di Masjid Baitul Makmur, Padukuhan Tanjung, Kalurahan Temuwuh.“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat ukhuwah dan kebangsaan, apalagi di tengah masifnya hoaks dan isu perpecahan yang beredar di masyarakat,” ujar Supardo.
Ia juga menambahkan pentingnya pembinaan karakter, terutama bagi generasi muda. Menurutnya, penguatan 29 karakter luhur adalah bagian dari solusi untuk mencetak umat Islam yang tangguh dan berakhlak mulia dalam menghadapi tantangan zaman.
Rano Kartika, Pengurus Takmir Masjid Baitul Makmur, turut menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini. “Kami bersyukur pengajian ini bisa terselenggara dengan baik. Ini menjadi bukti bahwa umat Islam terus berkontribusi menjaga kerukunan dan membangun bangsa,” katanya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari bentuk sinergi antara PC LDII Dlingo Bantul dan PC LDII Playen, Gunungkidul. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempererat silaturahim dan mendorong pengamalan nilai-nilai keislaman secara lebih nyata di tengah masyarakat.
Melalui pengajian ini, LDII Dlingo menunjukkan bahwa pembinaan spiritual tak hanya soal hubungan vertikal dengan tuhan, namun juga mencakup tanggung jawab sosial dalam menjaga persatuan dan harmoni. (*/alek)
DPD LDII BANTUL Lembaga Dakwah Islam Indonesia