LDII Banguntapan Bekali Generus Putri Cara Kelola Emosi di Era Digital

LDII Banguntapan
PC LDII Banguntapan membekali generasi penerus (generus) putri dengan pemahaman tentang kesehatan emosional di era digital.

Bantul (30/10). PC LDII Banguntapan membekali generasi penerus (generus) putri dengan pemahaman tentang kesehatan emosional di era digital. Pembekalan tersebut disampaikan dalam Pengajian Ibu-Ibu dan Generus Putri usia 17 tahun ke atas di Masjid Sunten Permai, Minggu (4/10/2026).

Menghadirkan Iin Nadzifah Hamid sebagai pemateri, kegiatan ini membahas pentingnya mengenali dan mengelola emosi di tengah derasnya arus informasi serta tekanan sosial media. Peserta juga diajak memahami cara menjaga kesehatan emosional dan membangun komunikasi yang positif dalam keluarga.

Dalam pemaparannya, Iin menjelaskan bahwa kecemasan merupakan respons alami seseorang. Namun, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian apabila muncul secara berlebihan dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.

“Rasa cemas sebenarnya merupakan respons yang normal. Yang perlu diperhatikan ketika kecemasan muncul terlalu sering, berlebihan, dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam menciptakan lingkungan keluarga yang aman bagi anak untuk menyampaikan perasaan. Menurutnya, orang tua perlu mendengarkan tanpa menghakimi maupun membandingkan anak dengan orang lain.

“Memvalidasi perasaan anak bukan berarti membenarkan semua tindakannya. Validasi adalah bentuk empati agar anak merasa dipahami, sekaligus membantu anak memahami batasan yang sehat,” ujarnya.

Selain pemahaman tentang kesehatan emosional, peserta juga dikenalkan dengan sejumlah teknik sederhana untuk mengelola emosi. Di antaranya teknik Grounding 5-4-3-2-1, Expressive Writing atau jurnal emosi, serta metode PAUSE untuk memberikan jeda sebelum merespons situasi ketika emosi sedang kuat.

Melalui kegiatan tersebut, PC LDII Banguntapan berharap para ibu dapat menerapkan komunikasi yang lebih terbuka dan suportif dalam keluarga. Sementara itu, generus putri diharapkan mampu mengenali emosinya, lebih bijak menghadapi tekanan di era digital, serta tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan sehat secara emosional.

Check Also

LDII Bantul

LDII Bantul Gelar Sosialisasi GATI, Dorong Ayah Aktif dalam Pengasuhan Anak

Bantul (11/10). DPD LDII Kabupaten Bantul menggelar Sosialisasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) untuk memperkuat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *