
Bantul (10/9) – Gelora semangat keolahragaan mewarnai ikhtiar warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Kabupaten Bantul. Dalam rangka menyongsong dan menyemarakkan kegiatan Pra-Musyawarah Daerah (Pra-Musda) ke-9 DPD LDII Kabupaten Bantul tahun 2026, Pengurus Cabang (PC) LDII Bantul dan Sewon meresmikan ajang kompetisi bola voli bertajuk Sewon Smash Cup (SSC) 2026. Turnamen yang mempertemukan kontingen antar-Pengurus Anak Cabang (PAC) ini berlangsung meriah di WIFA Sport & Center, Palbapang, Bantul, pada Minggu (6/9/2026).
Ajang SSC 2026 menjadi wujud penyegaran dalam pilar pembinaan generasi muda dan olahraga di tingkat cabang. Ketua pelaksana, Tri Amsya Abna Khoiri, menjelaskan bahwa kompetisi ini lahir dari transformasi ajang Pekan Olahraga Sewon (PODSE) yang sebelumnya rutin digelar dua tahun sekali. Pada tahun ini, format tersebut dikemas lebih berfokus pada cabang olahraga bola voli sebagai agenda tahunan demi mempererat tali silaturahim.
“Kami menerapkan inovasi baru melalui Sewon Smash Cup yang berfokus pada bola voli. Harapannya, ajang tahunan ini bisa menjadi sarana efektif untuk mempererat kekompakan, kebersamaan, dan silaturahim antar-PAC, sekaligus terus menanamkan 29 Karakter Luhur bagi para generus,” tutur Abna.

Atmosfer kompetisi yang penuh sportivitas ini berpadu erat dengan momentum persiapan estafet kepemimpinan organisasi. Dewan Penasihat (Wanhat) PC LDII Bantul, Nur Hasyim Rowi, menyampaikan bahwa turnamen ini menjadi wadah kebersamaan warga LDII dalam mendukung penuh suksesnya perhelatan Pra-Musda ke-9 DPD LDII Kabupaten Bantul.
Ia menekankan pentingnya ajang ini sebagai refleksi energi positif generasi muda dalam menyambut jajaran pimpinan organisasi yang baru kelak.
“Dalam rangka menyongsong Pra-Musda ke-9 DPD LDII Bantul tahun 2026, kami di tingkat PC turut memeriahkannya melalui kompetisi keolahragaan ini. Semoga Musda mendatang dapat terlaksana dengan aman, selamat, lancar, dan sukses, serta melahirkan pimpinan-pimpinan yang dapat menjadi suri teladan yang baik. Kami berharap kepemimpinan yang baru terus bersinergi, semakin maju, dan konsisten memprioritaskan pembinaan generus,” ungkap Nur Hasyim Rowi.

Di atas lapangan, tensi pertandingan menyajikan persaingan sengit sejak babak penyisihan hingga partai final. Sorak-sorai pendukung membakar semangat para atlet yang adu taktik dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Berdasarkan hasil akhir perolehan poin, tim PAC LDII Palbapang tampil impresif dan berhasil keluar sebagai Juara 1. Sementara itu, posisi Juara 2 diraih oleh PAC LDII Sabdodadi, disusul Juara 3 oleh PAC LDII Trirenggo, dan Juara 4 oleh PAC LDII Panggungharjo.

Keberhasilan PAC LDII Palbapang dalam merengkuh trofi utama tidak lepas dari kedisiplinan dan persiapan tim yang matang. Pelatih tim, Sutriyatno, bersama asisten pelatih, Subaryanto, mengapresiasi daya juang para pemainnya yang mampu mengeksekusi strategi dengan baik di lapangan.
“Kuncinya ada pada musyawarah tim yang matang dan latihan intensif sebanyak empat kali sebelum bertanding. Kami sangat berterima kasih kepada panitia atas wadah positif ini. Para generus bisa mengasah mental bertanding, tampil semangat, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Sutriyatno, yang turut diamini oleh Subaryanto.
Kegembiraan meluap juga dirasakan oleh para pemain di lapangan. Perwakilan tim juara, Jaka Ardiansyah, mengaku bersyukur ajang ini berjalan lancar dan mampu merekatkan keakraban antarwarga LDII.
“Acara ini sangat bagus untuk menjalin kerukunan antar-teman, sesama generus, dan seluruh warga LDII. Antusiasme saat kompetisi tadi luar biasa seru. Harapan kami, tahun depan Sewon Smash Cup bisa digelar kembali dengan lebih meriah dan semakin kompak,” pungkas Jaka. (Alva/*)
DPD LDII BANTUL Lembaga Dakwah Islam Indonesia