
Bantul (19/11) — Sebanyak 31 generus putri PAC LDII Tamanan mengikuti kegiatan Sharing Season Bisnis Digital Gen Z di Masjid Baitul Firdaus, Tamanan, pada Ahad (16/11). Kegiatan ini digelar untuk membekali generasi muda dengan wawasan kewirausahaan sejak dini, menumbuhkan kreativitas, serta memperkuat strategi branding di era digital.
Acara dimulai pukul 08.30 WIB dengan rangkaian kegiatan berupa pembukaan, penyampaian materi, penutup, dan sesi dokumentasi. Menghadirkan dua pemateri muda, yakni Zahra Radhiyya Maghfira dan Tsamroh Qolbi Insani Karim, peserta mendapatkan materi utama bertema “Bisnis Digital Gen Z dan Strategi Pemasaran”. Materi tersebut disampaikan langsung oleh owner @sandokuuofficial.
Dalam pemaparannya, pemateri menjelaskan pentingnya membangun mindset bisnis sejak dini. Disebutkan bahwa terdapat dua jenis pola pikir yang memengaruhi perjalanan berwirausaha, yaitu growth mindset dan fixed mindset. Growth mindset menjadi kunci karena menggambarkan pola pikir yang dapat berkembang melalui usaha dan proses, sementara fixed mindset membatasi kemampuan seseorang untuk berubah.
Pemateri menekankan bahwa keberanian adalah karakter penting dalam berbisnis. Adapun langkah menumbuhkan keberanian tersebut antara lain dengan mengenali produk yang ingin dijual, memulai dari usaha kecil, serta mencari teman atau mentor bisnis sebagai tempat bertukar pengalaman.
Materi berlanjut pada pembahasan strategi pemasaran. Para peserta diperkenalkan dengan empat tahapan penting dalam pemasaran digital, yaitu Marketing Funnel (strategi membangun kesadaran konsumen). Hal tersebut mencakup Awareness (kesadaran konsumen akan sebuah brand), Consideration (ketika konsumen mulai mempertimbangkan produk), Conversion (upaya mempertahankan keputusan konsumen untuk membeli), serta Advocacy (mendorong konsumen merekomendasikan produk kepada orang lain).
Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya mereka dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Salah satu peserta, Ulfa, menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan ini. “Pengetahuan dan pola pikir saya bertambah, terutama tentang strategi marketing dan mengelola keuangan bisnis. Kegiatan ini juga memotivasi saya untuk melanjutkan kembali bisnis yang sempat terhenti,” ujarnya.
Sementara itu, pemateri Tsamroh Qolbi Insani Karim menekankan pentingnya personal branding dalam memulai bisnis. “Meski tidak harus besar, personal branding harus sesuai dengan prinsip 29 karakter luhur. Cari peluang dari seminar-seminar bisnis digital, dan jangan takut gagal—segera mulai,” pesannya.
Pemateri lainnya, Zahra Radhiyya Maghfira, turut mengapresiasi antusiasme peserta. “Kegiatan hari ini sangat keren, banyak peserta yang berani bertanya. Harapannya, setiap pertanyaan tidak hanya berhenti sebagai wacana, tapi dapat direalisasikan menjadi langkah nyata dalam membangun bisnis. Semoga dari generus putri PAC Tamanan ini lahir calon pengusaha sukses yang berkarakter,” ungkapnya.
Kegiatan Sharing Season Bisnis Digital Gen Z ini menjadi langkah nyata pembinaan generasi muda LDII untuk mencetak generus yang mandiri, berani, dan siap berkompetisi di era digital.
DPD LDII BANTUL Lembaga Dakwah Islam Indonesia