Sako SPN DIY Gelar Rapat Persiapan Kemah Santri

Sako SPN DIY
Sako SPN DIY menggelar rapat perdana persiapan Kemah Santri untuk memperingati Hari Santri pada 22 Oktober 2025 mendatang.

Bantul (31/8). Hari Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22 Oktober berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015. Hari santri merupakan simbol perjuangan dan harapan para santri di Indonesia serta pengakuan terhadap kontribusi santri dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

Tahun 2025 ini Sako SPN DIY berencana mengadakan Kemah Santri pada Sabtu-Minggu, 18 -19 Oktober 2025.

Dalam rangka kegiatan tersebut, diadakan rapat persiapan awal di Pondok PesantrenAl-Barokah Kranggan, Sanden, Bantul, Yogyakarta, Minggu (24/8).

Hadir dalam rapat tersebut Mabida Sako SPN DIY, pengurus Sako SPN DIY, Ketua Sakocab SPN Kabupaten/Kota se-DIY, anggota Dewan Muda Daerah Sako SPN DIY, perwakilan pengurus pondok pesantren se-DIY, dan pengurus lainnya.

“Sako SPN mengadakan kegiatan Kemah Santri yang diadakan rutin setiap tahun sebagai upaya untuk memfasilitasi santri pondok pesantren naungan Sako SPN agar bisa mengadakan kegiatan bersama,” demikian dikatakan Sarjita, Ketua Sakoda SPN DIY.

Sako SPN DIY Kemah Santri
Jajaran pengurus Sako SPN DIY dan panitia Kemah Santri 2025.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia Alek Rahmad Hasyi menguraikan bahwa Kemah Santri Sako SPN DIY tahun 2025 akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Barokah Kranggan Sanden Bantul Yogyakarta. Kemah santri akan diikuti perwakilan santri se-DIY sebanyak 350 orang.

“Sebenarnya santri pondok pesantren naungan sako SPN ada ribuan. Tapi karena keterbatasan tempat dan sarpras yang kami undang adalah perwakilan dari masing masing pondok saja,” ujar Alek yang juga merupakan Wakil Ketua Sakoda SPN DIY.

Salah satu perwakilan pengurus pondok pesantren merasakan gembira dan antusias dengan diadakannya kembali kemah santri.

“Kami menyambut baik penyelenggaraan kemah santri. Kami merasakan banyak manfaat dari pelaksanaan kemah santri tahun tahun sebelumnya,” kata Solihin, pengurus Pondok Pesantren Al-Hadi Karangmojo Gunungkidul.

Dia juga berharap acara kemah santri bisa menghadirkan narasumber dari kejaksaan dengan materi tentang bahaya judi online dan narkoba. (*/alek)

Check Also

“Warung Bekaci” Menjadi Wadah Kemandirian Generasi Muda LDII Jetis dan Imogiri

Bantul (1/1) – Berbeda dengan perayaan tahun baru pada umumnya, Pimpinan Cabang (PC) LDII Jetis …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *