Perkuat Pendidikan Karakter Generasi Muda, DPP LDII Adakan Pengajian Akbar

Pengajian Akbar LDII se-Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul

 

 

 

 

 

 

 

Bantul (18/05) – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) mengadakan pengajian akbar yang dihadiri oleh pemuda/i LDII se-Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Dilaksanakan di Kompleks PPPM (Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa) Baitussalam yang berlokasi di JL Gedongkiwo No.10, Gedongkiwo, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Minggu (18/05/2025).

Acara dilakukan secara hybrid dan diikuti oleh 8 Pimpinan Cabang (PC) DPD LDII Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Dalam pelaksanakan luring, ada lebih dari 100 peserta pemuda/i dari PC Mantrijeron, PC Gamping, serta santri PPM Baitussalam memadati studio utama di Masjid Baitussalam. Adapun peserta daring merupakan Pemuda/i dari setiap PC LDII Kota Yogyakarta dan Bantul yang berlokasi di studio mini masing-masing.

Ratusan peserta menghadiri pengajian akbar LDII di Masjid Baitussalam, Yogyakarta

Pengajian kali ini menghadirkan ulama dari Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri yaitu, H. Ridwan Abdul Aziz, S.Pd dan H. Semoga Jaya MS, Bc.KU.

Acara diawali dengan registrasi peserta dan dilanjutkan pembukaan oleh Ketua Panitia, Abdul Aziz Sidiq Tri Putra M.Pd. Materi pertama disampaikan oleh H. Ridwan Abdul Aziz, S.Pd yang berjudul “Pembinaan Generasi Penerus”. Ia membahas terkait akhlakul karimah, alim-faqih, mandiri, birrulwalidain atau berbakti terhadap kedua orang tua, dan menjauhkan diri dari kemaksiatan.

“Perilaku menyimpang bisa terjadi karena tidak punya pondasi ketaqwaan yang kuat dan akhlak yang baik, maka muda-mudi LDII supaya berusaha meningkatkan ketaqwaan dan memiliki 29 karakter luhur, hasilnya bisa selamat dari dosa/pelanggaran dan meningkatkan derajat disurga”, jelas Ridwan.

Pemaparan materi oleh H. Semoga Jaya MS, Bc.KU

Selanjutnya penyampaian materi kedua oleh H. Semoga Jaya MS, Bc.KU. Dalam materinya, H. Semoga Jaya menekankan pada generasi penerus LDII supaya memiliki kemandirian, menguasai skills, dan jangan merasa malu ketika merintis usaha, karena yang penting halal dan konsisten.

Ia menambahkan bahwa dunia adalah penjaranya orang iman dengan aturan yang membatasi. Ada batasan antara laki-laki dan perempuan, ada juga batasan makanan halal dan haram. Maka dari itu, kita tidak bisa melakukan seenaknya sendiri tanpa memahami batasannya. “Kenikmatan di dunia pasti hilang tetapi kenikmatan di surga kekal abadi”, ujarnya.

Adanya penyelenggaraan pengajian akbar ini, diharapkan supaya generus LDII dapat sukses di dunia dan akhirat dengan menjalankan, serta memahami batasan sesuai aturan dalam Al-Quran dan Al-Hadist. Selain itu, supaya generasi LDII supaya dapat menerapkan 29 karakter luhur.

Check Also

Remaja Masjid PC LDII Sewon dan Bantul Kerja Bakti Sambut Ramadan, Wujudkan Masjid Bersih dan Nyaman

Bantul (22/2) – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, remaja masjid di bawah naungan PC LDII …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *