
Bantul (31/8) – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD LDII Bantul, penguatan pembinaan generasi muda menjadi salah satu perhatian penting. Hal tersebut tercermin dari keikutsertaan Ranting Sako SPN Bantul dalam Apel Besar Kwartir Cabang (Kwarcab) Bantul dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65, Senin (31/8/2026), di Lapangan Trirenggo, Bantul.
Ketua Sako SPN Bantul, Drs. Tavif Raharja, menyampaikan bahwa Apel Besar merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Kwarcab Bantul dan diikuti oleh seluruh kwartir ranting se-Kabupaten Bantul. Di bawah naungan DPD LDII Bantul, Sako SPN Bantul secara konsisten mengirimkan perwakilan gugus depan, mulai dari golongan Siaga, Penggalang, hingga Penegak.
Menurut Tavif, keikutsertaan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen DPD LDII Bantul dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka, khususnya dalam menanamkan nilai kedisiplinan, kerja sama, kemandirian, tanggung jawab, serta budi pekerti.
“Keikutsertaan Sako SPN dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus mendukung pembinaan generasi muda. Bukan hanya dalam keterampilan kepramukaan, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan akhlakul karimah,” ujar Tavif.

Apel Besar Kwarcab Bantul tahun ini mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”. Peringatan Hari Pramuka ke-65 tersebut menjadi momentum untuk semakin menguatkan peran Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita ke-2 Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia dan penguatan kualitas kehidupan masyarakat.
Dalam amanatnya, Pembina Upacara yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) sekaligus Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih, menekankan pentingnya transformasi Gerakan Pramuka dalam menghadapi perkembangan zaman.
Menurutnya, Gerakan Pramuka tidak cukup hanya mengedepankan konsep learning by doing, tetapi perlu berkembang menjadi gerakan yang learning, creating, and solving. Artinya, generasi muda tidak hanya dituntut untuk terus belajar, tetapi juga mampu menciptakan gagasan dan karya serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang ada di masyarakat.
“Saya berharap adik-adik Pramuka tidak hanya aktif dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan persoalan nyata di lingkungan sekitar. Misalnya melalui edukasi dan praktik pengolahan sampah hingga pengembangan dan pemanfaatan pangan lokal,” ujar Abdul.
Lebih lanjut, Abdul menyampaikan bahwa nilai-nilai Trisatya dan Dasadarma yang menjadi pedoman dalam kehidupan kepramukaan telah terbukti mampu membentuk pribadi yang tangguh dan berkarakter. Nilai tersebut selaras dengan semangat dan semboyan Kabupaten Bantul, “Bantul Bumi Satriya”, yang mengandung semangat membangun pribadi yang berkarakter, kuat, dan memiliki jiwa pengabdian.
Sejalan dengan hal tersebut, Tavif menjelaskan bahwa berbagai program Sako SPN Bantul senantiasa diarahkan agar selaras dengan tujuan Gerakan Pramuka Kwarcab Bantul. Pembinaan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan kepramukaan, tetapi juga menekankan pembentukan akhlak dan karakter peserta didik.
“Tujuan kami bukan hanya menciptakan generasi yang berprestasi, tetapi juga memiliki budi pekerti yang baik. Seperti seorang kesatria, kuat secara fisik sekaligus benar dalam perilaku, sehingga nantinya mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” jelas Tavif.

Keikutsertaan Sako SPN Bantul dalam Apel Besar Kwarcab Bantul menjadi salah satu wujud nyata kontribusi DPD LDII Bantul dalam pembinaan generasi muda. Momentum tersebut sekaligus menjadi refleksi bahwa penguatan karakter, kepemimpinan, kemandirian, dan kepedulian sosial perlu terus menjadi bagian penting dalam arah pembinaan generasi muda ke depan.
Menjelang Musda DPD LDII Bantul, komitmen tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan melalui program-program yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang menjadi landasan pembentukan generasi muda yang berakhlakul karimah, berprestasi, dan bermanfaat bagi masyarakat.
DPD LDII BANTUL Lembaga Dakwah Islam Indonesia