
Bantul (7/7). Pondok Pesantren Nur Aisyah bersama SMP Alkarima Boarding School menggelar penyambutan santri baru Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kehangatan ini dihadiri sekitar 90 santri baru beserta orang tua/wali murid pada Minggu (5/7/2026) di Masjid Nur Aisyah, Pulokadang, Jetis, Bantul.
Pembina Yayasan, Suhardi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya keluarga besar Pondok Pesantren Nur Aisyah dan SMP Alkarima Boarding School. Ia juga memaparkan berbagai prestasi yang berhasil diraih para siswa SMP Alkarima selama tahun ajaran terakhir ini.
Di antaranya Juara II Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika tingkat Kabupaten Bantul, Juara Harapan I Lomba Cerdas Cermat Museum Kabupaten Bantul, serta berbagai prestasi pada ajang Kejuaraan Daerah Pencak Silat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. “Banyaknya prestasi yang ada, menjadi bukti bahwa di SMP Alkarima para murid mampu mengembangkan potensi secara seimbang, baik dalam akademik dan nonakademik-nya,” lanjut Suhardi.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan perkenalan guru dan tenaga pendidik kepada seluruh santri serta orang tua. Selanjutnya, dilakukan pembagian kitab Al Quran kepada para santri baru yang dipandu oleh Ketua Yayasan, Didik Supriyanto, sebagai simbol dimulainya perjalanan menuntut ilmu dengan menjadikan Al Quran sebagai pedoman utama.

Dalam kesempatan tersebut, Didik Supriyanto memperkenalkan berbagai program unggulan SMP Alkarima, di antaranya penguatan Bahasa Inggris dan Tahfidzul Quran sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Ia juga mengajak para santri dan orang tua untuk terus bersemangat dalam menempuh pendidikan di SMP Alkarima.
“Di SMP Alkarima, peserta didik tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga mendapatkan pembinaan agama dan pendidikan karakter secara berkesinambungan. Kami berharap para orang tua dapat bersinergi bersama sekolah agar putra-putrinya tumbuh menjadi generasi yang sholih, berprestasi, dan berakhlakul karimah,” ujarnya.
Salah satu orangtua sekaligus Ketua DPW LDII DIY, Atus Syahbudin, sangat mengapresiasi acara kedatangan santri baru Ponpes Nur Aisyah. Ia menilai bahwa memilih SMP Alkarima sebagai tempat pendidikan putra-putri merupakan langkah yang tepat.
“Jadi salah satu keunggulan SMP Alkarima adalah penanaman 29 Karakter Luhur yang menjadi fondasi pembentukan akhlak peserta didik. Terurama di tengah tantangan zaman, pendidikan karakter menjadi bekal yang sangat penting bagi generasi muda Indonesia,” jelas Atus.
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Wanhat DPD LDII Bantul, Subarjo. Suasana penuh kekeluargaan dan optimisme mengiringi berakhirnya kegiatan sebagai langkah awal membangun sinergi antara sekolah, pesantren, dan keluarga dalam mendidik generasi penerus.
Melalui kegiatan ini seluruh santri baru diharapkan dapat menjalani proses belajar di Pondok Pesantren Nur Aisyah dan SMP Alkarima Boarding School dengan penuh semangat serta mampu meraih prestasi, baik dalam bidang akademik, keagamaan, maupun pembentukan karakter.
DPD LDII BANTUL Lembaga Dakwah Islam Indonesia