LDII Bantul Bekali Remaja Hadapi Tantangan Akhir Zaman

LDII Bantul
DPD LDII Bantul menggelar Pengajian Akbar bagi remaja LDII dengan tema “Mempersiapkan Generasi Beriman di Akhir Zaman”.

Bantul (24/8). DPD LDII Kabupaten Bantul menggelar Pengajian Akbar bagi remaja LDII se-Jogja-Bantul dengan mengusung tema “Mempersiapkan Generasi Beriman di Akhir Zaman”. Kegiatan yang menjadi upaya pembinaan generasi muda LDII tersebut berlangsung di Masjid Nur Aisyah, Pulokadang, Bantul, Minggu (23/8/2026).

Pengajian menghadirkan dua pemateri, yakni Pengasuh Pondok Pesantren Al Ubaidah Kertosono, Habib Ubaidillah Al Hasany dan Guru Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri, Ustaz Krisna Andrian. Ustaz Krisna menyampaikan materi keagamaan berdasarkan Al Quran dan hadis mengenai pentingnya pembinaan generasi yang berakhlak mulia. Sementara itu, Habib Ubaidillah memberikan nasihat keagamaan mengenai cara generasi muda menghadapi berbagai tantangan di akhir zaman.

Ketua DPD LDII Bantul, Nanang Dwi Antoro, mengatakan pembinaan generasi muda menjadi salah satu program DPD LDII Kabupaten Bantul. Menurutnya, generasi muda perlu dipersiapkan tidak hanya dari sisi keilmuan dunia, tetapi juga memiliki pemahaman agama sebagai bekal kehidupan akhirat.

“Kita perlu mempersiapkan generasi muda yang tangguh. Yang tidak hanya mempunyai keilmuan secara dunia, tapi mempunyai keilmuan secara agama berkaitan dengan akhiratnya,” ujar Nanang.

Ia menambahkan, pembinaan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk turut mengisi pembangunan hingga 2045. Menurutnya, generasi yang memiliki bekal keilmuan dunia dan agama diperlukan untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Hal senada disampaikan Dewan Penasihat DPD LDII Bantul, Suhardi. Ia menjelaskan bahwa pembinaan generasi muda juga dilakukan melalui pendidikan di pondok pesantren dan sekolah berbasis boarding. Menurutnya, lingkungan pendidikan tersebut dapat menjadi ruang pembinaan yang lebih terarah bagi generasi muda.

“Ini adalah suatu pembinaan yang sangat tepat bagi generasi kita untuk menciptakan generasi yang profesional, religius, dan yang tidak kalah penting adalah berkarakter,” kata Hardi.

LDII Bantul
Ratusan remaja LDII se-Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta mengikuti pengajian akbar di Masjid Nur Aisyah Pulokadang, Jetis, Bantul, Minggu (23/8/2026).

Menurut Hardi, pembinaan dalam lingkungan pondok memungkinkan proses pendidikan dan penanaman karakter berlangsung secara intensif. Ia berharap proses tersebut dapat melahirkan generasi muda yang memiliki kemampuan profesional sekaligus karakter dan nilai religius.

Sementara itu, Habib Ubaidillah menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, kehidupan modern memiliki banyak sisi positif, tetapi juga menghadirkan berbagai hal negatif yang perlu disikapi dengan bijak.

Ia menilai generasi muda kerap menghadapi tekanan sosial ketika memilih untuk menghindari hal-hal negatif yang dianggap sebagai bagian dari perkembangan zaman. Kondisi tersebut dapat membuat seseorang merasa terasing hingga akhirnya mengikuti hawa nafsu dan lingkungan.

“Kadang-kadang terkalahkan oleh pikirannya, oleh hawa nafsunya, sementara alasannya hanya mengikuti perkembangan zaman, hanya mengikuti modernisasi,” ujarnya.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, Habib Ubaidillah menekankan pentingnya menjadikan kehidupan akhirat sebagai orientasi utama. Menurutnya, keyakinan yang kuat terhadap kehidupan akhirat dapat menjadi landasan bagi generasi muda dalam menentukan sikap di tengah berbagai tantangan.

Ia juga berpesan kepada generasi muda di Bantul dan Jogja agar lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan masjid. Menurutnya, rumah menjadi tempat penting bagi pembinaan karena terdapat peran orang tua, sedangkan masjid dapat menjadi tempat untuk beribadah, menuntut ilmu, dan membentuk pribadi yang beriman serta bertakwa.

“Kalau di dalam masjid, saya yakin masjidnya adalah tempat untuk ibadah, tempat untuk berilmu, tempat untuk menempa diri, menjadi orang-orang yang beriman, bertakwa,” tutur Habib Ubaidillah.

Ia berharap generasi muda tidak hanya mengejar keberhasilan di dunia, tetapi juga menjadikan keberhasilan di akhirat sebagai tujuan utama dalam kehidupannya.

Check Also

LDII Bantul

Panewu Anom Sanden Buka CAI LDII Bantul, Dorong Generasi Muda Berkarakter Mandiri

Bantul (28/7). Ratusan generasi muda LDII se-Kabupaten Bantul mengikuti kegiatan Cinta Alam Indonesia (CAI) yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *