Jauh dari Keluarga, Santri Nur Aisyah Temukan Hangatnya Kebersamaan Idul Adha di Pondok

Santri Nur Aisyah
Santri dan guru mengikuti kegiatan memasak dan bakar-bakar bersama menggunakan olahan daging kurban.

Bantul (12/6). Gema takbir berkumandang dengan meriah menjelang Hari Raya Idul Adha. Santri Pondok Pesantren Nur Aisyah, Bantul, menyambut momen istimewa tersebut bersama keluarga besar pondok, Selasa (26/5/2026).

“Walaupun tidak bersama keluarga di rumah, saya tetap bisa merasakan kebersamaan yang hangat di pondok,” ujar salah satu santri, Zola Putra Masta.

Meski jauh dari orang tua, suasana hangat dan penuh kebersamaan tetap terasa dalam setiap rangkaian kegiatan yang dilaksanakan. Gema takbir yang dikumandangkan para santri putra dan putri secara bergantian menciptakan suasana yang khidmat sekaligus penuh semangat.

Zola mengaku senang dapat merayakan Idul Adha bersama teman-temannya di pondok. “Senang dan gembira karena banyak teman,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan bersama dengan pendampingan para pamong pondok, mulai dari pembagian tugas hingga pelaksanaan kurban.

Pada pelaksanaan kurban, para santri terlibat langsung dalam berbagai proses kegiatan, seperti membantu proses penyembelihan, menguliti hewan kurban, memotong dan mengemas daging, hingga menyiapkan konsumsi untuk setiap tim. Semangat gotong royong dan kerja sama yang baik terlihat begitu kuat selama kegiatan berlangsung.

Hari pertama pelaksanaan kurban dilakukan bersama warga PAC LDII Jetis. Sementara itu, hari berikutnya menjadi momen kebersamaan bagi keluarga besar Pondok Pesantren Nur Aisyah.

Santri Nur Aisyah
Bakar-bakar dibagi per kelompok untuk berkompetisi menyajikan hidangan terbaiknya.

Kegiatan dilanjutkan dengan memasak dan bakar-bakar bersama yang diikuti oleh seluruh santri, guru, dan pamong pondok. Suasana semakin meriah dan ceria terasa pada malam harinya.

Seluruh santri bersama guru mengikuti kegiatan memasak dan bakar-bakar bersama menggunakan olahan daging kurban. Setiap kelompok berusaha menyajikan hidangan terbaik mereka dengan kreativitas masing-masing.

Suasana semakin seru dengan adanya berbagai kategori penilaian, seperti masakan terenak, kelompok terkompak, hingga tim terbersih selama proses memasak. Gelak tawa dan kebersamaan mewarnai malam tersebut. Bukan sekadar menikmati hidangan bersama, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah, melatih kerja sama, kekompakkan dan menciptakan kenangan indah selama tinggal di pondok.

Seluruh rangkaian kegiatan Idul Adha di Pondok Pesantren Nur Aisyah berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Melalui kegiatan ini, para santri tidak hanya belajar tentang makna ibadah kurban, tetapi juga belajar nilai-nilai keikhlasan, tanggung jawab, kepedulian, gotong-royong, dan kebersamaan yang menjadi bekal berharga dalam kehidupan.

Idul Adha tahun ini pun menjadi momen yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga meninggalkan pengalaman dan kenangan berharga bagi seluruh santri Pondok Pesantren Nur Aisyah.

Check Also

LDII Tamanan

LDII Tamanan Sembelih 16 Hewan Kurban, Perkuat Solidaritas dan Kerukunan Warga

Bantul (30/5). Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Baitul Firdaus, Tamanan, Banguntapan, Bantul, berlangsung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *