
Bantul (24/6) – Upaya membentuk generasi yang profesional religius terus dilakukan oleh Pimpinan Cabang (PC) LDII Banguntapan melalui kegiatan Evaluasi Tahfidz bagi generasi penerus usia dini hingga usia remaja. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Baitul A’la, Baturetno, Banguntapan, pada Jumat (20/6).
Evaluasi Tahfidz ini diselenggarakan sebagai salah satu bentuk pembinaan rutin sekaligus bertujuan untuk menilai sejauh mana kemampuan anak-anak dalam menghafal Al-Qur’an. Selain itu, kegiatan ini juga dapat dijadikan sebagai tolok ukur keberhasilan program tahfidz di lingkungan LDII Banguntapan.
Mengawali kegiatan tersebut, Dewan Penasihat LDII PC Banguntapan, Ustaz Ismail memberikan pesan kepada para genrus tentang pentingnya memanfaatkan waktu sebaik-baiknya sejak usia dini.
“Gunakan waktu dengan baik, bantu orang tua, dan salah satu yang paling mulia adalah dengan menghafalkan Al-Qur’an,” pesan Ustaz Ismail kepada para peserta.
Setelah sesi nasihat, anak-anak melaksanakan salat Isya berjamaah dan melanjutkan kegiatan dengan mengulang hafalan surat-surat Al-Qur’an yang telah dipelajari sebelumnya. Proses evaluasi dilakukan secara bertahap berdasarkan kelas yang telah dibagi sesuai usia dan tingkat hafalan masing-masing, serta disimak langsung oleh tim penguji.

Anak-anak terlihat serius dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti seluruh rangkaian evaluasi. Hal ini tercermin dari hasil penilaian yang menunjukkan perkembangan positif dari hafalan mereka.
Melalui kegiatan ini, PC LDII Banguntapan berharap dapat terus mencetak generasi Qurani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga kuat dalam karakter dan spiritualitas, sesuai dengan target pembinaan 29 karakter luhur. (*/zhr)
DPD LDII BANTUL Lembaga Dakwah Islam Indonesia