Pengajian Sarimbit LDII Sewon dan Bantul, Ruang Refleksi dan Penguatan Cinta dalam Rumah Tangga

Penasihat PC LDII Sewon dan Bantul, H. Nurhasyim Rowi, dan pemateri Suroto memberikan bekal untuk meningkatkan keharmonisan rumah tangga.

Bantul (5/5) – Sejumlah pasangan suami istri dalam rentang usia pernikahan 6 s.d. 15 tahun mengikuti kegiatan Pengajian Sarimbit yang diselenggarakan oleh PC LDII Sewon dan Bantul. Kegiatan ini berlangsung di Cembing Dayu Resto, Jetis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Minggu (3/5/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Asyiknya Mempertahankan Cinta dan Pahala” sebagai upaya untuk memperkuat keharmonisan rumah tangga sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan berkeluarga. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pasangan dapat terus menjaga cinta yang dilandasi keimanan sehingga tercipta keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

Sesi pertama diawali dengan foto bersama pasangan. Momen ini dimanfaatkan peserta untuk mengabadikan kebersamaan dengan penuh keceriaan dan kehangatan. Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Suroto tentang meningkatkan keharmonisan rumah tangga. Ia menekankan bahwa komunikasi, saling pengertian, dan komitmen menjadi kunci kebahagiaan keluarga. “Harapannya kegiatan ini dapat mempererat hubungan suami-istri serta membangun pemahaman hak dan kewajiban masing-masing,” ujarnya.

Tampak keseruan para peserta saat sesi games berlangsung.

Games seru turut serta melengkapi kegiatan ini, yakni “Chemistry Test”. Dalam sesi ini, para peserta diajak untuk menguji kekompakan, keharmonisan, dan seberapa dalam mereka mengenal pasangan masing-masing. Suasana pun menjadi semakin meriah dengan gelak tawa dan antusiasme peserta yang menunjukkan kekompakan dalam menjawab pertanyaan. Kegiatan ditutup dengan sesi foto dan makan bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Salah satu peserta, Anggrilia, mengungkapkan bahwa acara berlangsung dengan cukup seru. “Tempat yang digunakan menghadirkan suasana yang lebih fresh sehingga memberikan pengalaman yang menyenangkan,” terangnya. Peserta lainnya, Uswatun, merasakan hal yang serupa. Sangat menyenangkan, kami dapat menikmati rangkaian acara dari awal hingga akhir,” terangnya.

Tampak puluhan pasangan suami-istri dengan usia pernikahan 6 s.d. 15 tahun mengikuti Pengajian Sarimbit.

Ketua panitia, Eko Parjono, turut menyampaikan harapan terhadap kegiatan Pengajian Sarimbit ini. “Harapan untuk ke depannya, dapat direncanakan kembali pengajian sarimbit untuk pasangan dengan usia pernikahan di atas 20 tahun, sehingga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak kalangan,” tuturnya.

Melalui Pengajian Sarimbit ini, para pasangan suami-istri tidak hanya memperoleh pemahaman tentang pentingnya keharmonisan rumah tangga, tetapi juga mempererat kebersamaan serta meningkatkan kualitas komunikasi dan saling pengertian sebagai bekal membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. (Rara/*)

Check Also

Bhabinkamtibmas Panggungharjo Ajak Warga LDII Perkuat Sinergi Cegah Kriminalitas

Bantul (1/5) — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus diperkuat melalui sinergi antara aparat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *