Peletakan Batu Pertama Masjid Ponpes Nur Aisyah, Langkah Awal Membentuk Generasi Muda Berkarakter Luhur

Pembukaan acara Peletakan Batu Pertama Masjid Ponpes Nur Aisyah

Bantul (30/1) — Peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada Jumat (30/1) menandai dimulainya pembangunan Masjid Pondok Pesantren Nur Aisyah (PPNA) di Pulokadang, Jetis, Bantul. Kegiatan ini dipimpin oleh Dewan Penasihat (Wanhat) DPD LDII Bantul serta dihadiri Ketua dan sejumlah pengurus DPD LDII Bantul.

Acara dibuka dengan nasihat dari H. Sudayat selaku Wanhat DPD LDII Bantul. Ia memanjatkan harapan agar pembangunan masjid dapat berjalan lancar, aman, dan penuh keberkahan. Masjid PPNA diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan nilai-nilai keislaman, kebersamaan, serta penguatan karakter generasi muda.

Sambutan oleh H. Subarjo

Dalam kesempatan tersebut, Wanhat DPD LDII Bantul, H. Subarjo juga turut menyampaikan sambutannya. Ia menekankan tentang posisi strategis Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki daya saing tinggi sebagai tujuan pendidikan nasional.

“Kondisi sosial Jogja yang aman, tenteram, dan kondusif, itu membuat Jogja sangat potensial untuk pengembangan pendidikan boarding school dan pesantren”, ujarnya.

H. Subarjo juga menegaskan pentingnya menanamkan cita-cita serta nilai perjuangan sejak dini. Menurutnya, amal jariyah melalui ilmu merupakan investasi akhirat yang paling nyata dan mudah dijangkau.

“Ilmu yang Allah SWT anugerahkan kepada manusia merupakan amanah yang harus disampaikan dan diwariskan kepada generasi penerus agar kebermanfaatannya terus mengalir”, imbuh H. Subarjo.

Doa bersama dan prosesi peletakan batu pertama

Ketua DPD LDII Bantul, Nanang Dwi Antoro, S.IP menanggapi pembangunan Masjid PPNA ini sebagai bentuk pembinaan kepada generasi muda, terutama bagi santri Pondok Pesantren Nur Aisyah.

“Dengan bertambahnya fasilitas masjid, harapannya dapat mendukung pendidikan secara keseluruhan, baik dari segi akademik maupun keagamaannya dapat berjalan secara sinergi”, ujar Nanang.

Sebagai penutup, Nanang memiliki harapan besar agar pembangunan Masjid PPNA dapat berlangsung secara berkelanjutan dan membawa keberkahan bagi semua pihak. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam pembinaan generasi muda dengan memberikan amal jariyah-nya. Hal ini sebagai ikhtiar kolektif dalam membesarkan Ponpes Nur Aisyah, serta menyiapkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi umat dan bangsa.

Check Also

Pengurus PAC LDII Sidomulyo Hadiri Pertemuan Rutin Warga RT 06 Plebengan

Bantul (17/2) – Pengurus PAC LDII Sidomulyo, Gunawan, menghadiri pertemuan rutin warga RT 06 Dusun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *