
Bantul (8/12) – Masa kanak-kanak merupakan fase penting dalam pembentukan karakter. Pada tahap inilah nilai-nilai kemandirian, kreativitas, serta akhlak mulia perlu ditanamkan secara perlahan dan menyenangkan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan edukatif yang dikemas dengan nuansa kebersamaan dan keceriaan, seperti yang dilakukan oleh Generus PAC Gedong Kuning.
Melalui berbagai aktivitas kreatif seperti menghias donat dan membuat es campur, anak-anak dilatih untuk berani mencoba, mengekspresikan ide, serta menyelesaikan sesuatu dengan usaha sendiri. Proses ini secara tidak langsung membentuk sikap mandiri, bertanggung jawab, dan percaya diri. Anak-anak belajar bahwa setiap karya membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan kerja sama.
Tidak hanya mengasah kreativitas, kegiatan ini juga menjadi sarana penanaman nilai spiritual dan akhlak mulia melalui pemutaran film kisah para nabi. Dari kisah-kisah tersebut, anak-anak dikenalkan pada teladan kejujuran, kesabaran, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah SWT. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat tertanam dalam diri mereka dan tercermin dalam sikap sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Pembinaan akhlak juga diperkuat melalui nasihat tentang pentingnya menjaga adab dalam pergaulan. Anak-anak diajak untuk saling menyayangi, menghormati, dan membantu satu sama lain, serta menjauhi perilaku negatif seperti ejekan, pertengkaran, dan perundungan. Dengan demikian, mereka tidak hanya tumbuh sebagai pribadi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.
Lebih dari sekadar kegiatan seru, rangkaian aktivitas ini menjadi media pembelajaran yang membangun kesadaran anak akan pentingnya kebersamaan, sopan santun, dan tanggung jawab. Pengalaman-pengalaman sederhana yang mereka dapatkan diharapkan mampu membentuk fondasi karakter yang kuat hingga mereka dewasa kelak.
Melalui kegiatan semacam ini, pembinaan generasi penerus tidak hanya berfokus pada aspek akademik semata, tetapi juga pada pembentukan kepribadian yang utuh—kreatif dalam berkarya, mandiri dalam bersikap, dan mulia dalam berakhlak.
DPD LDII BANTUL Lembaga Dakwah Islam Indonesia